Mengenal Dunia Investasi

Durabita pada awal dibuatnya bertujuan untuk dapat mengkurasi dan memberi informasi terkait data-data yang menarik, meski dari perkembangannya traffic menunjukkan potensi cukup baik, maka Pengelola pun perlu melakukan penyesuain arah blog ini, dan selanjutnya akan pivot fokus terkait penyediaan informasi lebih praktikal dan pendekatan yang personal. Informasi yang selanjutnya akan dibagikan terkait dunia finansial & investasi, yang sedang dipelajari dengan tekun oleh tim Pengelola.

Keuangan adalah salah satu hal di dunia yang sulit saya tanggani, karena saya pribadi selama ini dalam mengatur keuangan pribadi bukan salah satu kelebihan utama saya. Meski saya pribadi sudah bisa dikatakan hidup berhemat, bahkan kalau kata orang Jawa bilang medit (baca: pelit), tetapi uang yang masuk-keluar seperti mengalir begitu saja. Belajar dari kesalahan tersebut, maka saya pun mulai telaten membaca berbagai artikel dan buku personal finance, lalu memperhatikan segala hal terkait keuangan yaitu mulai dari bagaimana membuat perencanaan keuangan sederhana, disiplin mencatat dan memisahkan setiap Rupiah yang akan dibelanjakan sesuai apa yang direncanakan, sampai bagaimana menyisihkan sedikit uang itu untuk ditabung dan kalau bisa diinvestasikan. 

Personal finance (Rawpixel – unsplash.com)

Nah.. ketika secara bertahap mulai (sedikit) rapi dalam keuangan, maka di tahapan selanjutnya pun saya pribadi mencapai di bagian investasi, dan seperti umumnya khalayak ramai Indonesia, maka sedikit uang diluar biaya hidup yang dibutuhkan dan/atau membayar hutang yang ada, maka pilihannya ya menabung, syukur-syukur ada sedikit uang larinya ya paling ke deposito atau ketika itu lagi tren menabung rutin dengan sejumlah nominal yang sama dan mendapat return layaknya deposito, yang biasa disebut tabungan rencana di beberapa bank besar ketika itu. Namun, imbal hasil yang minim, butuh dana besar untuk mulai berinvestasi, tidak fleksibel dan banyaknya potongan biaya yang didapat, maka tabungan rencana dan deposito kurang cocok, dan perlu mencari alternatif lain. 

Dari pemikiran diatas saya pun belajar dan mencari informasi bentuk investasi lainnya, dari investasi emas LM Antam, reksadana, hingga saham. Dari pilihan bentuk investasi selain tabungan, maka saya memutuskan membeli emas LM Antam karena mudah dilakukan, dibandingkan reksadana dan saham yang rumit dan perlu belajar lebih dalam. 

Seiring berjalannya waktu, maka secara bertahap pun akhirnya saya mengenal apa itu reksadana dan saham melalui beberapa ahli perencana keuangan, dari tawaran sales bank dan perusahaan sekuritas, dari forum diskusi online, dan dari informasi mengenai Bursa Efek Jakarta ketika itu. 

Dengan berbagai informasi yang saya dapat, maka saya pun ingin membagikan informasi yang saya dapat sehingga kawan-kawan bisa belajar dari kesalahan dan bahkan bisa lebih baik dari saya dalam hal investasi. Dari hal tersebut, maka kita dapat berdiskui dan saling memberi masukan, dan meningkatkan informasi yang bisa dibagikan.

Comments